Tolak Corat Coret, Lakukan Bakti Sosial

PALEMBANG – Tahun ini, para pelajar SMK Muhammadiyah 1 Palembang, membuat Aksi Gerakan Pelajar Bersyukur untuk mendeklarasikan Pelajar Muhammadiyah Tolak Corat Coret dalam rangka kelulusan tahun 2018.

Bahkan para pelajar tersebut melakukan Bakti Sosial ke dua panti asuhan yakni Panti Asuhan Do’a Ibu di Jl Kemuning dan Panti Asuhan Cahaya Ummi di Seduduk Putih. “Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Muhammad Rizky Kurniawan, selaku koordinator Gerakkan Pelajar Bersyukur, Senin (14/5).

Dikatakannya, setiap tahun kelulusan yang dilakukan oleh pelajar dengan corat coret tidak patut dilanjutkan. “Kelulusan harus diisi dengan kegiatan sosial. Dan, bakti sosial yang kami lakukan ini merupakan bentuk kebersamaan untuk melakukan kegiatan yang positif,” jelas Risky.

SMK Muhammadiyah 1 Palembang, lanjutnya, telah memberikan ratusan pakaian, sembako dan uang kepada para panti asuhan tersebut. “Penggalangan ini dilakukan para siswa/i kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Palembang tahun 2018 yang tahun ini lulus,” tambahnya.

Kedepan para lulusan SMK Muhammadiyah 1 Palembang berharap bisa dakwah bisa terus bermanfaat untuk umat.

“Kita seharusnya berlomba-lomba dalam kebaikan dalam melakukan kegiatan yang kreatif dan selalu beramal dalam setiap apapun. Sehingga memberikan dampak positif dan bisa dicontohkan oleh pelajar-pelajar yang lain,” kata Rizky yang juga aktif di organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah. (irf)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!