Top… BPK Puji Pengelolaan Keuangan INASGOC

Erick Thohir. foto: jpnn.com

JAKARTA – Kinerja panpel Asian Games alias INASGOC mendapat pujian dari Badan Penerima Keuangan (BPK) RI. Mereka dinilai bagus dalam pengelolaan keuangan yang bersumber dari APBN. Bahkan lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Saat ini, BPK sudah melakukan pemeriksaan dan menilai pengelolaan keuangan INASGOC tahun ini sudah jauh lebih baik dari tahun lalu,” kata Anggota III BPK-RI, Achsanul Qosasih yang ditemui usai menjadi pembicara dalam Program Indonesia Menyapa Pro 3 RRI Jakarta, Kamis (29/3).

Guna mensukseskan pelaksanaan Asian Games pada 18 Agustus-2 September ini, BPK di masukkan dalam perangkat Satuan Kerja INASGOC. Menurut Achsanul, BPK memang telah menempatkan beberapa personil pemeriksa yang bertugas memberikan arahan dan pengawasan mengenai tata kelola keuangan negara. Tujuannya, agar INASGOC terhindar dari politisasi dan kriminalisasi.

“INASGOC itu kan sebuah lembaga yang terdiri dari sejumlah kalangan. Ada dari TNI, politisi, pengusaha, pengusaha, dan LSM yang sama sekali tidak memahami Undang-undang keuangan negara dan tata kelola keuangan negara yang baik. Makanya, BPK langsung melakukan pemeriksaan sembari INASGOC melaksanakan pekerjaan agar pengelolaan keuangannya bisa lebih baik. Jadi, INASGOC bisa terhindari dari politisasi dan kriminalisasi,” ucap Achsanul yang Presiden Klub Madura United ini.

Secara terpisah, Ketua INASGOC, Erick Thohir mengapresiasi keterlibatan BPK yang memberikan perhatian khusus dan pendampingan kepada INASGOC dalam pengelolaan keuangan negara. “Saya sangat mengapresiasi peran BPK. Dan, saya pastikan INASGOC akan terus berkoordinasi dengan BPK dalam upaya mewujudkan keinginan Presiden Jokowi agar sukses administrasi dan pelaksanaan Asian Games 2018,” katanya.

Baca Juga :  TNI Terima Permohonan Maaf ADF

Demi terwujudnya pengelolaan keuangan negara yang baik, kata Erick Thohir, bukan hanya BPK yang dilibatkan tetapi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4) Kejaksaan juga digandeng. Hal ini terkait dimana INASGOC memperoleh anggaran hampir Rp6,6 triliun yang bersumber dari APBN dan sponsor termasuk pajak.

“Kini, INASGOC merasa lebih nyaman dalam mengelola anggaran dalam jumlah besar tersebut jika mendapat pengawalan dan pengamanan dari TP4 Kejaksaan dan dukungan dari BPK. Ini karena kesuksesan Asian Games 2018 merupakan tanggung jawab bersama,” terang Erick yang beberapa waktu lalu menghadap Jaksa Agung HM Prasetyo. (kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!