Uji Coba Perdana Timnas untuk Asian Games 2018

JAKARTA – Asian Games 2018 tinggal 10 bulan lagi. Menatap persaingan di multievent elite Asia XVIII pada 18 Agustus-2 September 2018 itu, PSSI mulai menyiapkan Timnas Indonesia U-23 untuk tampil di ajang tersebut. Federasi sepak bola Indonesia itu untuk kali pertama memberikan waktu berkumpul bagi mereka setelah dijadwalkan melakukan uji coba perdana pada periode 18-25 November mendatang.

Menurut Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, ada dua negara disiapkan untuk membantu persiapan Timnas Indonesia U-23. Suriah dan Yordania. Mereka akan dikondisikan menjadi lawan anak asuh Luis Milla pada 18 dan 25 November mendatang. Pertandingan ini rencananya akan dilaksanakan di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. “Uji coba timnas U-23 merupakan bagian dari tahapan awal pembentukan dan persiapan tim menuju Asian Games 2018,” terang Tisha.

Kedua negara ini dipilih karena Yordania dan Suriah merupakan tim yang kuat di kawasan Asia Barat. Dua tim ini juga lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2018 yang berlangsung di Tiongkok pada Januari 2018. Diharapkan melalui laga uji coba ini pelatih Timnas Indonesia Luis Milla kantongi gambaran tim untuk proses kerangka timnya nanti. Setelah uji coba ini, pada Februari 2018 Timnas U-23 dijadwalkan akan mengikuti tes event Asian Games XVIII.

Baca Juga :  Target Jadi Event Terpopuler

Selain Timnas U-23, kata Tisha, PSSI juga memberikan jatah uji coba bagi timnas senior. Uji coba dilaksanakan secara bersamaan dengan jadwal uji coba Timnas U-23, yakni 25 November. Lawannya, Timnas Guyana. Negara di pesisir utara Amerika Selatan itu berperingkat 165 di klasemen FIFA. Peringkat ini sama dengan Indonesia saat ini. Ini adalah uji coba Timnas Senior keenam sepanjang 2017. Sebelumnya skuat Garuda telah melawan Myanmar, dua kali melawan Kamboja, Puerto Riko, Fiji, Kamboja.

Tisha menjelaskan, uji coba ini untuk memanfaatkan FIFA Matchday yang seharusnya terjadwal pada 6-14 November. Hanya, waktu uji coba dimundurkan ke periode 18-25 November karena menyesuaikan jadwal kompetisi nasional. Mereka tak ingin ganggu kompetisi yang hot-hot-nya memasuki fase akhir. Saat ini persaingan perebutan gelar juara dan upaya klub menghindar zona degradasi masih sangat ketat.

Di posisi puncak klasemen, persaingan melibatkan setidaknya lima tim yakni Bhayangkara FC, Bali United, PSM Makassar, Persipura Jayapura, dan Madura United. Sementara di zona degradasi persaingan melibatkan empat tim yakni Persiba Balikpapan, Semen Padang, Perseru Serui dan PS TNI setelah Sriwijaya FC aman di Liga 1 musim depan.

Di dunia sepak bola, ini kejadian luar biasa karena jadwal kompetisi domestik mengalahkan jadwal FIFA. Umumnya, kalender kompetisi nasional memberikan ruang bagi timnas memanfaatkan uji coba di FIFA Matchday yang sudah ditentukan federasi sepak bola dunia tersebut. Apa alasan PSSI acungkan timeline FIFA Matchday? “Kami ingin memberikan kesempatan kepada pemain dan klub menyelesaikan liga dengan baik. Karena itu laga pertandingan persahabatan internasional FIFA kita atur tanggal 18 dan 25 November,” terang Tisha. (kmd/ion/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!