Uji Lab, Masih Layak Konsumsi

PAGARALAM – Pasca peningkatan aktifitas Gunung Api Dempo (GAD) akibat letusan freatik dengan hujan abu dan belerang, sejauh ini belum ada laporan adanya perairan di Kota Pagaralam yang tercemar belerang, dampak keaktifan gunung tertingi di Sumsel ini.

“Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagaralam memang belum melakukan pengambilan sampel pasca hujan abu dan ikan keracunan di sungai yang terjadi di kabupaten tetangga,” ujar Pjs Kepala DLH Kota Pagaralam, Joni SE, melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Gusroni SH MH ditemui Senin (19/11).

Jika ada laporan aliran sungai yang ada di Kota Pagaralam tercemar belerang, kata Gusroni, akan kroscek ke lapangan dengan pengambilan sampel. Sebelum kejadian letusan freatik, pihaknya sudah melakukan pengambilan sampel di lima aliran sungai yang ada di Kota Pagaralam. Hasilnya, dari uji labor yang dilakukan, dinilai masih layak konsumsi.

“Pengujian sampel air yang kita ambil di lima aliran sungai di Kota Pagaralam, hasilnya masih layak konsumsi. Dengan kategori layak konsumsi dan mandi,” ujarnya seraya menyebutkan lima sampel yang diambil petugas, yaitu aliran Sungai Selangis Besak, Lematang, Besemah, Endikat dan Ayek Cawang. (ald)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Selasa (20/11). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!