Vonis 4 Tahun, Korban D4F Protes

VONIS: Sidang pembacaan vonis Filli Muttaqien di PN Jakbar, Senin (17/7). Foto: Toni/Sumatera Ekspres

JAKARTA – Kasus investasi bodong Dream for Freedom (D4F) berujung pidana penjara terhadap ownernya, Fili Muttaqien. Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun potong masa tahanan kepada Fili Muttaqien. Vonis tersebut lebih rendah dari yang dimintakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kurniawan menuntut Fili dengan pidana 8 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Vonis tersebut membuat kesal korban D4F yang turut hadir dalam persidangan. Bahkan salah satu korban perempuan sempat berdebat dengan Ketua Majelis Hakim Hendri Hengky Soputan usai membacakan vonisnya Senin (17/7) di ruang sidang PN Jakbar. Korban menilai vonis tersebut tidak setimpal dengan kerugian yang mencapai total Rp30 miliar.

“Harusnya 8 tahun. Tidak sesuai dengan kerugian kami (korban),” ungkap korban perempuan bernama Krisna sambil menggendong anaknya. Ia mengaku mengalami kerugian sebesar Rp100 juta yang lenyap dalam money game D4F.

Para korban meminta agar Fili dijatuhi pidana sesuai dakwaan pertama yakni melanggar pasal 105 no. 7 tahun 2004 tentang Perdagangan juncto pasal 55 ayat (1) ke- 1 juncto pasal 64 ayat (1) KUHP. Namun korban mengganggap hakim mengesampingkan dakwaan pertama. (ran)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Selasa (18/7). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!