Wajib Baca… Mantan Sekda Ditipu Ketua DPRD

Prasetyo Edi Marsudi. foto: jpnn.com

JAKARTA – Tak hanya masyarakat awam yang suka percaya akan diangkat sebagai PNS atau jabatan tertentu di pemerintahan. Seorang mantan sekda provinsi pun terbuai dengan bujuk rayu pejabat publik agar mendapatkan jabatan lebih prestise.

Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Zaini Ismail harus melaporkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi ke Polda Metro Jaya karena telah terpedaya bujuk rayu terlapor akan diangkat sebagai Plt Gubernur Riau pada 2014 lalu.

Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya karena Edi diduga telah melakukan penipuan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan laporan ini. Saat ini penyidik masih mempelajari laporan yang menyasar politikus PDI Perjuangan itu.

“Memang betul ada laporan. Masih diteliti, ya, masih dalam penyelidikan. Nanti kami kabari, belum ada agenda klarifikasi,” kata Argo.

Sementara dari salinan LP yang tersebar di kalangan wartawan, laporan Zaini dibuat pada 30 April lalu. Laporan tersebut diterima polisi dengan nomor LP/2369/IV/PMJ/Dit. Reskrimum

Kuasa hukum Zaini, Willam Albert Zai juga mengamini adanya laporan itu. “Saya mewakili klien saya untuk melaporkan dugaan penipuan itu,” ujar dia.

William menyebut kliennya pernah diperdaya Prasetyo dengan iming-iming menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau pada 2014 lalu. Atas iming-iming tersebut, Zaini memberikan uang Rp3,2 miliar kepada Prasetyo.

Baca Juga :  Sah... APBD Pemkab ini Rp1,5 Triliun

Pemberian uang dilakukan secara bertahap. “Menurut keterangan klien kami seperti itu. Dijanjikan sebagai Plt Gubernur Riau,” beber William.

William menambahkan, sebelum membuat laporan ke polisi, pihaknya telah melayangkan somasi kepada Prasetyo agar kasus bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, somasi itu tidak ditanggapi.

Sebagai bukti pelaporan, pihak Zaini turut membawa surat somasi untuk menjadi salah satu bukti ke polisi. “Iya, barang bukti berupa dua surat somasi dan keterangan saksi,” tandas dia. (mg1/dom/jpnn)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!