Wapres Tinjau JSC

Wapres Jusf Kalla

PALEMBANG – Selaku tuan rumah dalam perhelatan Asian Games 2018, Palembang terus bersolek. Berbagai proyek fisik terus diselesaikan termasuk sejumlah venue cabor yang akan menjadi tempat pertandingan di kawasan Jakabaring Sport City.

Secara keseluruhan, semua bagian proyek telah menyentuh angka 70 persen. Seperti yang diungkapkan oleh Wakil Direktur Look of The games dan Beautification INASGOC, Nirmala Dewi yang dibincangi, kemarin.

Dewi mengungkapkan, beberapa diantaranya bahkan tinggal tahap finishing seperti Stadion Gelora Sriwijaya yang kini tinggal melakukan pemasangan rumput. Itu pula yang nantinya akan dilihat Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kunjungan kerjanya, yang dijadwalkan, besok (7/12).

“Tidak ada persiapan khusus, karena memang semua sudah on progres. Kita tinggal menunggu selesai pembangunan fisik untuk nantinya dipergunakan,”kata Dewi.

Apalagi beberapa test even juga telah dilangsungkan untuk melihat sejauh mana penyelenggaraan. Ini bertujuan pula sebagai ujian bagi panitia lokal selaku tuan rumah perhelatan yang akan diikuti negara-negara di Asia tersebut.

Dewi mengatakan, dengan datangnya Wapres nanti diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh pihak yang terkait dalam progres pengerjaan proyek. Sehingga bisa selesai sebelum waktunya dipergunakan.

“Wapres dijadwalkan langsung ke jakabaring, melihat progres pembangunan. Kita harapkan tidak ada kendala berarti sampai nanti selesai dikerjakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Oalaaa... ini To Alasan KKB Isolasi Dua Desa

Dibagian yang sama, Dewi mengungkapkan jika perekrutan volunteer Asian Games sudah bisa dimulai pada Januari mendatang. Palembang, kebagian 2.000 orang yang harus sesuai kriteria. Diantaranya kecakapan berbahasa asing (Inggris), dengan seleksi ketat oleh panitia.

Berbeda dengan SEA Games 2011 lalu, Dewi mengatakan syarat yang dibebankan oleh peserta seleksi rekrutmen kali ini cukup berat. Sehingga iapun berharap warga Sumsel khususnya mampu memenuhi kriteria lain yakni berusia antara 19-40 tahun dan berijazah minimal SMA.

Ia mencontohkan di beberapa gelaran dimana dirinya melihat secara langsung penyele nggaraan even internasional di negara lain, volunteer misal untuk VVIP akan bertugas selama empat bulan. Menempel bersama official atau atlet yang menjadi kontingen.

“Waktunya dihabiskan bersama siapa yang dikawal. Semisal VVIP, ya harus melekat. Dan harus mengetahui dan bisa memenuhi kebutuhan tamu tersebut. Tentu waktu istirahatnya bisa lebih sedikit dari biasanya,” kata Dewi.

Sehingga ia berharap para peserta seleksi juga bisa menjaga fisik mereka. Untuk rekrutmen, dilakukan secara online dan bisa diakses di volunteer.asiangames2018.id. Jika memang dari 2.000 orang tersebut tidak bisa dipenuhi Sumsel, maka akan dikembalikan ke panitia pusat.

“Untuk pemenuhan kuotanya dikembalikan lagi ke pusat. Bisa dari Jakarta yang memang direkrut dengan persyaratan bersedia ditempatkan dimana saja,”tukasnya. (aja/ion)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!