Warga Jangan Persulit Pembangunan Jaringan Listrik

MURATARA-‎Pemerintah Kabupaten Muratara meminta seluruh warga bumi Beselang Serundingan agar tidak menghambat pembangunan jaringan listrik.

Pasalnya,  sampai saat ini proses pembangunan gardu induk di wilayah Muratara sudah terlambat tiga bulan, lantaran banyak warga menuntut ganti rugi lahan dan tanam tumbuh yang di lalui jalur jaringan.

Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni mengatakan sudah tidak wajar lagi jika suatu wilayah Kabupaten masih didapati desa yang tidak tersentuh aliran listrik. Masyarakat diminta koperatif dalam pemasangan listrik masuk desa yang sudah dilakukan Pemerintah.

“Saat ini Muratara terus melakukan pemasangan tiang dan jaringan. Nibung, Ulu Rawas, Rawas Ilir dan mohon untuk dijaga dan dibantu, jangan sampai ada jaringan tertimpa pohon lalu listrik padam,” katanya, Sabtu (12/8).

Devi meminta jangan sampai dusun dan permukiman warga kelam dan orang mau menerangi dusun malah dihalang-halangi. Pihaknya sudah melakukan beberapa koordinasi dengan salah satu perusahaan perkebunan di wilayah Muratara.

“Pihak perusahaan sudah mengizinkan dan mereka tidak masalah jika di areal mereka di lintasi jalur aliran listrik. Kalau tanah dilewati listrik satu keuntungan jangka panjang, pengembangan desa bisa lebih baik lagi,” ucapnya. (cj13)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Minggu (13/8). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!