Warga Laporkan Perusahaan Tambang Batubara

Pengacara warga Banjarsari Fidelis Angwarmasse SH. Foto: Adi/Sumatera Ekspres

PALEMBANG- Merasa tidak pernah menerima uang penggantian atau hal yang berkaitan pembebasan atas lahan miliknya dengan luas sekitar 24.000 meter persegi baik secara perseorangan maupun melalui perwakilan perusahaan, Supriadi Effendi (53), warga Desa Arahan Kecamatan Merapi Timur Kabupaten
Lahat melaporkan PT Banjarsari Pribumi (BP) yang diduga telah melakukan penyerobotan lahan, perusakan dan memasuki perkarangan tanpa izin.

Akhirnya memilih untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan perusahaan tambang batubara tersebut ke Polda Sumsel. Apalagi sebelum kasus ini berkembang, pihaknya sudah melakukan cara-cara pendekatan atau mediasi dengan PT BP.

“ Selama ini kita sudah memilih menyelesaikan dengan cara kekeluargaan. Kalau memang berminat, bisa langsung membelinya. Tapi ternyata tidak, tanah tidak dibeli, tapi oleh perusahaan sudah dikeruk dengan menggunakan alat berat. Atas hal tersebut, kita lakukan upaya hukum dengan melaporkannya ke polisi,” kata kuasa hukum Supriadi, Fidelis Angwarmasse SH dan Elsa Apriani SH di temui di cafe Lenggok, kemarin.

Walau pelaporan ini dilakukan di Mapolda Sumsel tertanggal 26 Oktober 2017, tapi oleh penyidik untuk pemeriksaan lebih lanjut dilakukan di Polres Lahat sesuai dengan locus dan tempos delicti atau tempat dan waktu kejadian perkara berada di Kabupaten Lahat. Hanya saja, karena menduga ada keterlibatan oknum kepolisian setempat dengan mendatangi kliennya dan warga dengan bersenjata laras panjang membuatnya merasa terintimidasi.

Baca Juga :  Pompanisasi Terkendala Lima Persil

“Kita khawatir bila tetap dilanjutkan pemeriksaan di Kabupaten Lahat, hasilnya tidak akan objektif. Pasalnya sejak awal perbuatan tersebut dilakukan oleh terlapor, telah ada keterlibatan dari oknum polisi dari Polres Lahat. Jadi kita ajukan surat dan meminta agar Polda Sumsel melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum kembali mengambil alih kasus ini,” tegasnya. (afi)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Selasa (28/11). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!