Waspada Kemplang Ubi

164
AMBIL SAMPEL: Tim gabungan mengambil sampel beberapa makanan yang diduga mengandung zat berbahaya. Foto: Almi/Sumatera Ekspres

PAGARALAM – Bagi penggemar kemplang ubi, harus lebih waspada jika akan mengonsumsinya. Pasalnya, di Pasar Nendagung Pagaralam ditemukan kemplang ubi yang mengandung bahan makanan berbahaya yakni Rodamin B.

Temuan ini merupakan hasil pengawasan Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) UKM dan PP Kota Pagaralam, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Satpol PP Pagaralam, dan BPOM Sumsel. “Kita ambil sampel di Pasar Nendagung. Untuk sampel diuji di laboratorium BPOM,” ujar Kepala Disperindag Pagaralam, M Rasyidi Asin SH, melalui Kabid Perdagangan, Rano Fahlesi SE MSi, kemarin.

Sampel yang diambil tak hanya kemplang berbahan dasar ubi, tetapi juga mi kuning, tahu, bakso, ikan asin, ikan salai maupun kerupuk. “Jenis produk makanan kemplang ubi yang ada garis merah di bagian dalamnya terindikasi mengandung bahan berbahaya Rodamin B. Sampel produk ini diambil petugas BPOM untuk pemeriksaan lebih lanjut,” papar Rano.

Ke depan, pihaknya akan terus menjalin kerja sama dengan BPOM Sumsel melakukan pengawasan dan mengambil sampel produk setiap harinya. “Pengawasan secara berkesinambungan tetap dilaksanakan. Harapan kita produk makanan dan minuman yang dijual harus bebas dari bahan berbahaya dan pengawet,” harapnya.

Rodamin B berbahaya bagi kesehatan manusia. Jika dikonsumsim dalam jangka panjang, dapat terakumulasi di dalam tubuh dan menyebabkan gejala pembesaran hati dan ginjal, gangguan fungsi hati, kerusakan hati, gangguan fisiologis tubuh, atau bisa menyebabkan timbulnya kanker hati.
(ald/ce4)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!