Widodo Janji Reuni

Widodo C Putro. Foto: Radar Bali

PALEMBANG – Sriwijaya FC sedang di atas angin. Namun, pasukan Hartono Ruslan harus segera lupakan kemenangan 2-1 atas PS TNI di Stadion Gelora Sriwijaya, (14/7) lalu. Ya, Bali United sudah di depan mata.

Klub asal Pulau Dewata itu akan menjadi tamu pada pekan ke-15 Liga 1 2017 di Stadion Gelora Sriwijaya, besok (19/7). Tamu kali ini cukup spesial. Karena sang arsitek Widodo C Putro merupakan mantan pelatih klub berjuluk Laskar Wong Kito awal musim 2017.

Yu Hyun Koo dan kolega tidak lebih dari bagian skema bentukan Widodo Cahyono Putro. Tetapi, lantaran dianggap tidak cocok dengan visi misi manajemen Sriwijaya FC, pelatih asal Gersik langsung dilepas.

Tepatnya, hanya satu pekan jelang kick off kompetisi. Widodo pun digantikan Oswaldo Lessa. Namun, Lessa yang juga dianggap tidak memenuhi ekspektasi, juga terdepak di pertengahan paruh pertama musim ini dan digantikan Hartono Ruslan.

Apalagi Serdadu Tridatu, julukan Bali United, tengah on fire. Terakhir Barito Putra pun digasak 5-0 oleh pasukan Widodo C Putro. Melihat pertemuan ini sendiri pelatih caretaker Sriwijaya FC, Hartono Ruslan, mengenyampingkan opini itu.

“Pastinya hanya fokus satu, bagaimana cara untuk bisa memenangkan pertandingan,” ujar Hartono.

Baca Juga :  Ini Dia Travel Mart Keren yang Didukung Kemenpar di Karangasem Bali

Di sisi lain, Hartono juga akan berupaya keras untuk bisa meladeni stategi menyerang yang seringkali ditunjukkan Widodo. Dia pun sedikit lega, mengingat pekan ini, seluruh pemain bisa kembali turun termasuk Yu Hyun Koo dan Firdaus Ramadhan yang baru terbebas dari akumulasi kartu.

Di sisi lain Bek tengah Sriwijaya FC, Bobby Satria, sedikit mewaspadai salah satu sosok kapten tim Bali United saat ini Fadil Sausu. Menurutnya, Fadil adalah roh sesungguhnya dari tim kebesaran Pulau Dewata.

Semua pergerakan, Bali United memang lebih banyak berasal dari pemain kidal ini. “Fadil pemain yang cukup berbahaya, ya. Dia punya peran besar dalam pergerakan lini depan dan belakang tim. Kita harus waspadai pemain satu ini,” ujarnya.

Bagaimana Bali United? Klub kebanggaan masyarakat Bali itu kemarin sore tiba di Palembang. “Sriwijaya itu tim yang bagus sebetulnya. Hanya mereka kurang beruntung saja,” beber Widodo C Putro pelatih Bali United.

Berlabel sebagai sang mantan, dia tentu sudah memiliki cara untuk bisa memenangkan pertandingan kali ini. “Saya sudah tahu bagaimana mengatasinya. Saya sudah punya kiatnya untuk meredam dan bisa mengalahkan mereka,” beber Widodo.

Namun, dia masih enggan untuk membeberkan bagaimana strategi yang akan diterapkan untuk meredam permainan skuat Jakabaring. “Strateginya ya karena saya juga lama dengan mereka (Sriwijaya FC, red), saya tetap harus melakukan apapun taktikal dan strategi di lapangan nanti,” imbuhnya.

Baca Juga :  Menyerang untuk Menang

Terlepas dari hal tersebut, tentu lawatan Bali United dan Widodo ke Palembang memiliki kenangan tersendiri. Saat di Palembang nanti, Widodo kemungkinan akan bereuni dengan seluruh elemen di Sriwijaya FC. Termasuk juga dengan suporter yang bisa saja menjadi ancaman bagi Bali United.

“Kalau saya, dimana tanah dipijak, di situ langit dijunjung. Rivalitas itu hanya 90 menit dan saya dengan mereka tetap saudara. Saya akan mengembangkan sepakbola di mana pun saya berada dan saya akan bersikap profesional. Reuni itu normal dan biasa. Tentang suporter juga saya tidak masalah. Inilah sepak bola,” ucapnya. (cj11/lit/ion/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!