Widodo Pasrah Ketemu Mantan Klub

JAKARTA – Bali United dalam situasi sulit menghadapi Sriwijaya FC di semifinal Piala Presiden 2018. Tim berjuluk Serdadu Tridatu ini dihadapkan pada padatnya jadwal. Di sela-sela rencana jadwal semifinal Piala Presiden periode 10-14 Februari, mereka juga harus berjuang membawa nama negara di AFC Cup 2018. Di event level dua Asia ini, Bali United akan menjamu Yangon United di Stadion Dipta Gianyar Bali pada 13 Februari.

“Saya gak bisa bicara apa-apa. Saya serahkan semuanya kepada panpel saja. Mau pertandingan dilaksanakan kapan, itu terserah mereka. Kami hanya minta jangan sampai merugikan tim,” ungkap Pelatih Bali United Widodo C Putro ketika dihubungi, semalam (5/2).

Widodo mengakui, jadwal AFC Cup sudah disusun AFC jauh-jauh hari. Bukan dadakan. Mengingat event ini merupakan kegiatan prestise kedua konfederasi sepak bola Asia setelah Liga Champions Asia. Namun jika Panpel Piala Presiden 2018 tetap menetapkan jadwal semifinal berdekatan dengan pertandingan AFC Cup ya pihaknya hanya bisa pasrah.

“Kalau memang terpaksa tim dengan 35 pemain ini kembali dibagi dua karena jadwal yang bentrok ya mau bagaimana lagi. Selama ini memang kami lakukan itu ketika tim menghadapi jadwal bentrok di Piala Presiden dan Kualifikasi Liga Champions Asia. Jika hal itu kembali terjadi ya mau bagaimana lagi,” ungkap mantan pelatih Sriwijaya FC ini.

Baca Juga :  Sempat Unggul, SFC Kalah 2-3

Kenyataan Bali United harus menyiapkan dua tim pada 23 Januari lalu. Ketika itu, mereka harus menghadapi wakil Thailand, Chiangrai United di babak kualifikasi Liga Champions Asia. Sementara sehari kemudian, mereka harus hadapi PSPS Riau di penyisihan grup Piala Preside 2018.

Hasilnya, di Piala Presiden Bali United menang 3-2, kemudian di Asia Bali United kehilangan tampil di Liga Champions Asia karena kalah 1-2 atas tuan rumah Chiangrai United. Kekalahan ini memaksa Bali United harus tampil di AFC Cup dan tergabung di Grup G bersama FLC Than Hoa (runner up Liga Vietnam), Global Cebu FC (wakil Filipina), Yangon United (wakil Myanmar).

“Saya hanya bisa berpesan kepada para pemain untuk betul-betul menjaga kondisi karena jika dibagi dua tim, 35 pemain yang kami miliki tenaganya akan terpakai semua. Apalagi beberapa pemain kami gak semua tinggal di mes karena ada yang pulang ke rumah,” ujarnya. (kmd/ion/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!