Wow… KPK Tetapkan Perusahaan Jadi Tersangka

Ilustrasi. foto: jpnn.com

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka lembaran baru dalam penindakan korupsi yakni menyeret sebuah perusahaan mempertanggungjawabkan kejahatannya. KPK resmi menetapkan korporasi PT Duta Graha Indah (PT DGI) sebagai tersangka yang sering terlibat dalam kasus dugaan korupsi yang ditangani KPK.

PT DGI kini telah berubah nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjineering (NKE). Sebelumnya perusahaan itu santer terdengar dalam pusara korupsi Wisma Atlet Jakabaring, Palembang dan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana tahun 2009-2011.

Perusahaan itu menjadi yang pertama sebagai tersangka dalam sejarah penindakan KPK. Penetapannya sebagai tersangka terungkap saat penyidik memeriksa Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno yang merupakan mantan Komisaris PT DGI.

“Memenuhi panggilan dari KPK mengenai posisi saya mantan komisaris PT Nusa Konstruksi Enjiniring. Saya sudah memberikan konfirmasi sekitar bulan Mei, namun ada panggilan lagi, sebagai warga negara yang baik tentunya patuh hukum,” kata Sandiaga di Gedung KPK Jakarta, kemarin (14/7).

Dalam surat panggilan bernomor SPGL/3471/23/07/2017 tertanggal 7 Juli 2017 itu tertera surat perintah penyidikan kasus PT NKE dengan nomor Sprin.Dik.52.01/07/2017 tanggal 5 Juli 2017. Sandiaga diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun 2009-2011 yang dilakukan PT DGI (kini telah berganti nama PT NKE.

Baca Juga :  Palembang Songsong Soundreline 2017

Ia menambahkan dalam pemeriksaan ini dirinya akan memberikan keterangan secara terbuka dan kooperatif kepada KPK. Saat ini pihaknya juga masih berkoordinasi dengan komisaris dan direksi PT NKE. Namun Sandiaga enggan menanggapi langkah KPK menetapkan PT DGI sebagai tersangka. Ia hanya memastikan mendukung penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

“KPK dapat membantu mendepankan kepastian hukum di dunia usaha. Kami akan tetap mendukung langkah penegakan hukum dan gerakan membersihkan dunia usaha dan pemerintah dari korupsi,” jelasnya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan terhadap Sandiaga dilakukan karena sebagai mantan komisaris PT Duta Graha Indah. Hingga saat ini pihaknya masih terus mengembangkan kasus PT NKE. Termasuk untuk menetapkan tersangka lain jika ditemukan bukti permulaan yang cukup. (ran)

Baca selengkapnya Sumatera Ekspres Sabtu (15/7)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!