Yuk, Explore Palembang

Liburan belum usai nih generasi Z, hari-haripun semakin kerasa panjang karena nggak adanya kerjaan. Untuk itu, dari pada “Kegabutan” makin terbit merajalela menguasai hari-hari kamu, Zetizen punya rekomendasi liburan yang seru nih. Kamu nggak mesti kudu keluar kota, pulau bahkan negeri dulu untuk menghabiskan waktu liburan kamu yang bisa dibilang “Lumayan Panjang”. Yak, kamu cukup ngasikkin diri aja liburan dengan fasilitas yang udah disediain dikotamu sekarang, nggak hanya hemat uang, kecintaan dan ilmu kamu dengan kota sendiri juga bisa terbentuk lho! Emmm… mau tau ceritanya? Yuk kita simak Zetizen Traveller liburan kali ini! (dab/nda)

// Kenali Sejarah
(TPKS)
Tepat jam 10 pagi, Zetizen memulai traveller-nya di Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya lho generasi Z. Apa yang kamu dapet ketika berkunjung ke Museum? Jawabannya ialah pengetahuan tentang sejarah kan. Nah di museum ini kalian bakal nerima banyak ilmu mengenai prastasti, candi, atau bahkan bisa berfose ria dengan fasilitas kekinian yang dimiliki disini.
Terletak di Karang Anyar, Gandus, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30139, Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) ini dibuka setiap hari dan untuk Museum nya buka setiap hari kecuali hari Senin.
“Peninggalan yang ada di Museum ini ada yang replika dan asli. Ada beberapa prasasti yang replika, yang asli hanya prasasti Bukit Siguntang. Ada beberapa koleksi seperti guci, mangkok, keramik, guci cina mulai dari abad ke 7 hingga 13 semuanya asli,” ucap Dede, Pemandu Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang.
Selain berwisata, tempat ini juga bisa menjadi bahan tugas pelajar atau mahasiswa yang mendapatkan tugas sejarah ya. Untuk dapat memasuki kawasan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya Palembang, setiap pengunjung akan dikenakan retribusi. Namun jangan khawatir, harga tiketnya cukup terjangkau kok. Bagi pengunjung yang akan masuk ke kawasan taman, dikenakan retribusi sebesar Rp. 3.000,-. Sedangkan bagi yang ingin masuk ke dalam museum, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 2.000,- untuk pengunjung dewasa dan Rp. 1.500,- untuk anak – anak. Murah banget kan?

Baca Juga :  Air Terjun Ampera Dibangun Sepanjang 20 Meter

//Punya Berbagai Peninggalan
(MONPERA)
Nggak cukup sampai situ, selanjutnya Crew Zetizen juga menyambangi Museum Monpera (Monumen Perjuangan Rakyat) lho! Sekilas tentang Museum yang satu ini bentuknya emang unik gaes, menyerupai bunga Melati, jadi mempunyai sudut-sudut bangunan yang instagramable untuk foto kamu, yang sering Hangout pasti taulah yah, hehe.
For Your information nih Generasi Z, Pembangunan monumen ini selesai pada 1988, yang kemudian diresmikan oleh Alamsyah Ratu Prawiranegara (Menkokesra pada saat itu) dengan nama Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Mempunyai tinggi 17 meter, dengan 8 lantai, dan 45 bidang/jalur. Angka-angka tersebut mewakili tanggal proklamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Monpera juga dilengkapi dengan berbagai bangunan lain yang ada di sekitarnya, seperti pintu gerbang utama yang dibuat dengan 6 cagak (red: tiang/ kolom) beton. Angka tersebut melambangkan 6 daerah perjuangan rakyat Sumatera Selatan. Melewati gerbang utama, pengunjung akan menemukan gading gajah yang terbuat dari coran semen dan pasir. Gading tersebut melambangkan perjuangan rakyat Sumatera Selatan bak gajah mati meninggalkan gading. Pada gading gajah tertulis prasasti dan angka tahun diresmikannya Monpera.
Simetris dengan prasasti gading gajah, terdapat dada membusung garuda pancasila yang ada pada dinding bangunan utama Monpera. Sementara pada bagian yang lain terdapat dua relief, relief pertama menggambarkan kondisi masyarakat saat pra kemerdekaan, sedangkan relief yang lain menggambarkan peristiwa perang 5 hari 5 malam.
Nah, Monpera bisa jadi pilihan buat liburan Zetizen Sumatera Selatan lho, letaknya di Jalan Merdeka No. 1. Masuk ke dalam bangunan utama Monpera, kita akan menemukan berbagai koleksi sejarah yang berkaitan dengan perjuangan masyarakat Sumatera Selatan dalam menghadapi agresi militer Belanda II. Koleksi tersebut antara lain berupa foto dokumentasi, pakaian yang pernah digunakan para pejuang, senjata, buku, hingga mata uang yang pernah berlaku di NKRI. Karena monpera terdiri dari 8 lantai, dan ada atapnya, disini kamu juga bisa naik sampe puncak lho, dengan konsekuensi kamu harus mengas naikin anak tangganya, hehe. Dari atas situ, emang bagus banget buat jadi tempat kalian foto-foto, apalagi yang bawa pasangan, aura romantismenya dapet banget kayak Ampera yang sekarang udah ada pendamping yaa. Nah pendamping kamu mana? Hehe.

Baca Juga :  Air Terjun Ampera Dibangun Sepanjang 20 Meter

//Main Air yuk!
(Sungai Musi)
Sekitaran Benteng Kuto Besak emang banyak banget tempat-tempat yang asik dan berilmu buat Generasi Z kunjungi, bukan hanya yang bergenre “ilmu” daerah ini juga banyak lho yang jual makanan dengan harga pas dikantong bahkan tergolong murah meriah.
Eits, tapi kita nggak lagi bahas tentang makanan ya, hehe. Puas main-main ke museum akhirnya crew Zetizen yang lagi Traveller-an, ngejadiin Sungai musi sebagi objek selanjutnya. Bukan dengan berenang ya, tapi dengan naek Getek yang setia menghantar kita keliling-keliling sungai Musi.
Soal ongkos jangan terlalu risau gengs, karena bisa dibilang cukup murah dan sepadan sama yang kita dapet. Contoh untuk 2 kali muter-muter dibawah Ampera sepuasnya (karena mau dapet spot Amperanya nih buat foto) kami ber-4 hanya membayar 30k gimana murah kan? Yasih murah, kalo kamu bisa ajak supir getek-nya tawar-menawar, kali aja kan kalian dapet yang lebih murah. Oh iya, pangkalan getek ini bisa dengan mudah untuk kamu cari, karena biasanya banyak mamang-mamang supir getek yang menawarkan jasa perjalanannya, jadi cukup berdiri disekitar benteng atau dermaga doang deh.
Untuk yang belum pernah naik getek, mungkin kalian bisa ngerasa cemas, takut, gembira, atau perasaan yang campur aduk, saat gelombang naik karena kencengnya Speedbot atau kapal yang sedikit lebih besar dari getek lewat, tapi disitulah letak keseruannya gengs. Buang jauh-jauh deh khayalan kamu dengan kata kecebur dan nggak bisa berenang, karena mamang Geteknya disini beneran handal dan safety buat menjamin keselamatan kalian sebagai penumpang.
For your information lagi nih generasi Z, nggak hanya cuma bisa muter-muter kok, kalian juga bisa berkelana menjelajah sungai musi, kepulau Kemarau, kampung Arab dan masih banyak lagi, asal yang ada sungai-nya ya! Hehe.
By the way, rekomendasi juga nih, untuk yang memilih objek liburannya sungai musi, kalian bisa kok menghabiskan hari dengan naik getek seperti yang diceritaiin tadi, atau mancing untuk menyalurkan hobi yang terpendam selama sekolah, bahkan bisa banget kalo mau berenang melihat-lihat keruhnya air sungai musi. Eits, Jangan lupa bawa sunblok ya!

Baca Juga :  Air Terjun Ampera Dibangun Sepanjang 20 Meter

// Eksotisnya Dapet
(SEKANAK)
Lelah maen air, dideket sungai musi ada juga nih jalan yang emang bagus banget untuk nambahi stok foto yang instagramable-nya kamu. Yak, jalan yang bernama Sekanak ini, emang bagus banget buat dijadiin tempat foto, terutama bangunan-bangunan tua jaman doeloe yang masih kokoh dan epik untuk dijaddiin spot foto instagramable.
Untuk mencapai kejalan tersebut kamu nggak harus ribet kok. Kalo kamu bawa kendaraan , kamu bisa membelokkan kuda besi atau kereta ber ban kalian ke arah kanan dibelakang gedung Walikota atau untuk yang kepengen jalan kaki kamu bisa lurus aja dari benteng. Tepat di jalan yang berbentuk T, kamu akan melihat bangunan tua, dengan pintu yang unik, kesan Belanda nya makin terasa disini.
Usut punya usut, gedung ini merupakan bangunan bekas kantor Van Jacobson van Den Berg lho enerasi Z. Kantor ini merupakan salah satu bangunan tua sisa kolonial Belanda yang berada di jalan Sekanak tepat di persimpangan Balai Pertemuan (kini kantor Pol PP). Keberadaan kantor ini di Palembang belum diketahui kapan pastinya berdiri, namun fungsi dari gedung ini bergerak dibidang asuransi dan perdaganagn (ekspor-impor), termasuk membentuk kongsi di Palembang untuk pembelian karet dan kopi.
Ekspetasi kamu saat pertama kali melihat bangunan ini pasti biasa-biasa aja, malah terkesan jorok karena dinding dan pintunya dicoreti oleh ulah tak bertanggung jawab. Tapi, ketika kamu mulai take a picture, coretan itu bisa jadi seni yang ngebuat hasil jebretan kamu makin eksotis lho generasi Z! Gimana seru banget kan travellernya crew Zetizen kali ini, murah meriah dan tetap instagramable, yuk ah main-main di kota-mu sendiri!

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!