Targetkan 10 Ribu Kader Diberikan Pendidikan

PDI Perjuangan kembali menggelar pendidikan kader ditingkat madya, di Aula Asrama Haji Palembang, Sabtu (10/11). Foto: Nanda/Sumeks

PALEMBANG – PDI Perjuangan kembali menggelar pendidikan kader di tingkat madya, di Aula Asrama Haji Palembang, Sabtu (10/11).

Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP, Idham Nawawi menjelaskan, jika sesuai angaran dasar dan rumah tangga, kegiatan pendidikan kader PDIP itu ada 3 tingkatan, yakni tingkat pratama, madya dan utama.

“Nah, di tingkat madya itu sebenarnya DPC yang mempersiapkan, tapi kali ini saya lihat semua DPD yang urus, itu bagus, itu artinya ada komunikasi antara DPC dan DPD di Sumsel ini, ini penting koordinasinya baik,” ujarnya

Sedangkan di tingkat madya yang kita lakukan pada hari ini memang sudah dilakukan, ini merupakan tahapan kedua setelah Pratama. “Sumsel sangat membanggakan, di tingkat pratama saat ini saja sudah 1.400 yang sudah diberikan pendidikan, nah kalau untuk utama semuanya dipersiapkan oleh DPP PDIP,” tukasnya.

Pada pembekalan kali ini nanti pihaknya akan ajukan penugasan lapangan pada para kader. “Ini momennya tepat, nanti sembari tugas lapangan, kita juga akan upayakan kader untuk sekaligus mendukung pemenangan di pileg dan
pilpres,” ungkapnya.

Selain itu Idham menekankan kepada 117 kader yang mengikuti pendidikan kader madya, bahwa ideologi pancasila harus dipertahankan, karena apa?, karena hanya pancasila yg bisa menyatukan indonesia dari sabang sampai maurake, pulau nias dan pulau robe.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Giri Ramanda, mengatakan jika tidak mudah untuk menjadi kader PDIP. Semuanya harus melalui proses dari pratama hingga ke madya, bahkan ada lagi tingkatan diatasnya yakni guru kader.

“Nah ini semua kader yang ikut dalam pendidikan kader madya merupakn kader terbaik yang dipilih dari pendidikan pratama, jadi 10 persen dari peserta pendidikan pratama, kita ikutkan ke pendidikan tingkat madya,” jelasnya

Dari 1.400 kader pratama yang ikut dalam pendidikan kita ambil 10 persen yang terbaik, jadi yang ikut dalam pendidikan madya hari ini sekitar 117, karena ada beberapa yang berhalangan, nanti akan kita susulkan dipendidikan berikutnya.

Giri menegaskan jika semua kader wajib mengikuti pendidikan ini, karena ini merupakan identitas para kader untuk kedepannya. “Tiap tahun PDIP selalu menggelar pendidikan untuk para kader, target 10 ribu kader bisa di berikan pendididkan, itu artinya 10 persen dari 97 ribu pemegang KTA PDIP akan kita didik kedepannya. “Ini penting karena, tanpa sertifikat pendidikan ini, khususnya para kader yang mencalonkan diri ke legislatif tidak akan bisa dilantik apabila tidak memilikinya,” ungkapnya.  (cj15)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!