Bacok Tetangga karena Tersinggung Omongan

Tersangka Anjar beserta barang bukti parang yang berkarat dihadirkan dalam ungkap kasus di Mapolda Sumsel, Senin (17/9). Foto: Novis/Sumatera Ekspres

PALEMBANG-Gara-gara tersinggung omongan, membuat Anjar (26) menjadi gelap mata. Warga Kampung Bugis, jalan HM Saleh KM 7, Rt 45 Rw 08, Kecamatan Sukarami nekat membacok Candra (27), yang note bene tetangganya sendiri. Kejadiannya Selasa (14/8) pukul 16.30 WIB lalu di depan rumah tersangka.

Kata tersangka, kejadian berawal sekitar pukul 12.00 WIB, saat tersangka mendengar omongan bahwa dirinya dituduh korban menjual anak korban yang hilang dari kampung. Lalu, sore harinya, tersangka melihat korban melintas didepan rumahnya dan diberhentikan tersangka.

“Saya tanyakan langsung tuduhan dia (korban, red) yang saya dengar,”ujar tersangka Anjar saat kasusnya diungkap di Mapolda Sumsel, Senin (17/9).

Keduanya lalu adu mulut. Tersangka menyebut diriya emosi dan langsung memukul kepala korban. Tapi, tidak kena. Lalu, tersangka masuk ke rumah dan mengambil sajam jenis parang sepanjang 50 cm yang sudah berkarat.

“Langsung saya bacok sebanyak dua kali. Setelah itu, saya lari,”lanjut tersangka. (vis)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Selasa (18/9). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!