Baru 50 Hektar Tanam Padi

KEMARAU: Dampak musim kemarau, petani belum memulai tanam padi. Foto: Ansyori/Sumatera Ekspres

LUBUKLINGGAU – Musim kemarau saat ini membuat sejumlah lahan pertanian di Lubuklinggau kering. Dampak tersebut membuat petani di sejumlah tempat belum mengolah lahan mereka dan baru beberapa lahan yang diolah.

“Dampaknya yang jelas kering, aturan ngolah tanah jadi belum ngolah tanah. Berarti kita nunggu musim hujan untuk padi gogo dengan tumpang sari,” kata Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Arifin.

Menurutnya, musim tanam padi biasanya dilakukan petani di Lubuklinggau diawal November atau akhir Oktober.

“Ada yang akhir Oktober, ada awal November. Dan sekarang sudah ada yang tanam disejumlah tempat,” ujarya.

Lebih lanjut, petani yang sudah melakukan tanam padi yakni didaerah Megang wilayah Kecamatan Lubuklinggau Utara 2 dan di Eka Marga wilayah Kecamatan Lubuklinggau Selatan 2. (wek)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Jumat (12/10). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!