CSR Sampoerna Agro Meraih  Dua Perak

Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Sampoerna Agro dekat Desa Mulyajaya meraih penghargaan dengan predikat Perak pada Indonesia Community Engagement Award (ICEA) 2018 di Jakarta 20 Desember 2018 lalu. Foto: ist.

KAYUAGUNG – Sumsel  kembali menorehkan prestasi membanggakan di penghujung tahun 2018 ini. Selang satu hari setelah Desa Mulyajaya-Kecamatan Mesuji Raya dinobatkan sebagai Desa terbaik se-Sumsel dalam pengelolaan Dana Desa.

Kali ini Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT  Sampoerna Agro yang juga berlokasi di dekat Desa Mulyajaya meraih penghargaan dengan predikat Perak pada Indonesia Community Engagement Award (ICEA) 2018 di jakarta 20 Desember 2018 lalu.

Menurut penyelenggara, Sam August Himmawan dari Dasa Strategic, apresiasi ini diberikan kepada Perusahaan yang mengelola program CSR dengan model pelibatan (involvement) sehingga selain mendorong kemandirian (self resilience) juga mampu membinaan hubungan (engagement) yang saling memberi nilai manfaat (Creating Shared Value),

“ini sejalan dengan tujuh subjek inti pelibatan dalam ISO 26000” tuturnya, Sabtu (22/12).

Sementara itu Corporate Secretary PT Sampoerna Agro, Eris Ariaman mengungkapkan  sejak tahun 2016 pihaknya menjalankan program pemberdayaan ekonomi Budidaya Jamur Merang, dengan media tumbuhnya dari limbah tandan kosong kelapa sawit (tankos) dan Program Literasi Berbasis Bank Sampah.

Program budidaya jamur merang yang digagas oleh PT Sampoerna Agro bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan- Hortikultura dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten OKI. Di Desa Mulyajaya sampai saat ini telah menumbuhkan satu kelembagaan lokal beranggotakan 26 Kepala Keluarga (KK) petani jamur yang mengelola 43 Kumbung Jamur, satu mini pabrik jamur krispi yang sehari-hari mempekerjakan lima ibu rumah tangga, satu unit pemasaran dan pengadaan saprotan terpadu.

Pihaknya bangga atas rekognisi ini juga ingin berterimakasih atas dukungan dari Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Dewan Pendidikan Kab.OKI, pihak sekolah dan para relawan literasi yang berdedikasi dalam memajukan Rumah Literasi serta lima bank sampah di Pedamaran Timur, khususnya SDN 1 Pancawarna & SDN 1 Sumber hidup yang sebelumnya terpilih sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi” imbuhnya.(uni)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!