Ini Jumlah Pasangan Menikah usai Lebaran di Lahat

Pasangan calon pengantin mendapat pengarahan dari KUA Lahat. foto: agustriawan sumeks.co.id

LAHAT – KUA Lahat mencatat ada kenaikan pernikahan sekitar 50 persen dibanding bulan sebelumnya, pasca Lebaran-Idulfitri. Selain lantaran adanya anggapan momen menikah sesudah Lebaran lebih baik dan menghindari bulan Hapid atau sebelum Iduladha agar rezeki pasangan pengantin tidak mandek.

Tak hanya itu, masih banyaknya keluarga yang berkumpul serta momen panen di pertengahan tahun ini juga dijadikan alasan. “Keluarga masih banyak selain itu, baru sudah panen kopi dan padi,” ujar Rihan, salah satu pasangan pengantin yang menikah Ahad ini, Jumat (22/6).

Sementara Kepala KUA Kota Lahat, Khairul Shaleh Alwi SAg MM mengatakan, sebenarnya apapun harinya itu bagus. Hanya saja kepercayaan ini seakan sudah tertanam di masyarakat, menikah di bulan Hapid bisa menyebabkan perceraian, seret rezeki, dan banyak cobaan.

“Semua hari itu bagus, tidak ada hubungannya dengan bulan Hapid. Hanya saja iramanya usai Idulfitri memang lebih banyak pasangan pengantin yang menikah,” ujarnya.

Sementara itu, Penghulu KUA Kota Lahat, Riduan SAg menuturkan, jumlah peserta nikah pasca-Lebaran tahun ini sudah mencapai 66 pasang. Jumlah ini berbeda saat Ramadan yang hanya sekitar 35 pasang. Diprediksi untuk KUA di sejumlah kecamatan lain juga mengalami peningkatan.

“Biasanya, ini masih akan terjadi dua bulan ke depan. Bahkan bulan depan (Juli) bisa lebih banyak lagi,” tukasnya. (gti)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!