Ini Jumlah “Pasien” Rehabilitasi Narkoba BNNK Prabumulih

Ibnu Mundzakir. foto: dian cahyani sumeks.co

PRABUMULIH – BNNK (Badan Narkotika Nasional Kota) Prabumulih, sepanjang 2018 berhasil mengungkap 14 kasus penyalahgunaan narkotika dengan 14 tersangka. Hal itu diungkap kepala BNNK Prabumulih, Ibnu Mundzakir, kemarin (14/12).

Dari 14 tersangka tersebut, pihaknya juga berhasil mengamankan barang-bukti berupa 137,08 gram shabu, 50 butir ekstasi dan 10,89 gram ganja kering.

“Kasus yang sudah P-21 berjumlah 10 LKN, di antaranya 6 LKN sudah berstatus hukum tetap dan sisanya 4 LKN masih dalam proses penyidikan oleh seksi pemberantasan BNN,” kata Ibnu seraya menyebut untuk jumlah pengungkapan, BNNK Prabumulih tertinggi nomor 2 setelah BNNK Lubuklinggau.

Masih kata Ibnu, tak hanya melakukan penangkapan saja. Pihaknya pun melakukan upaya penyelamatan penyalahgunaan melalui rehabilitasi. “Rehabilitasi narkoba merupakan salah-satu upaya untuk menyelamatkan pengguna dari belenggu narkoba,” sebutnya.

Lebih lanjut, Ibnu menegaskan sepanjang 2018 ini pula BBNK Prabumulih telah melayani 103 penyalahgunaan narkoba. Masing-masing rawat jalan 77 orang, dan 26 orang dikirim untuk melaksanakan rawat inap di berbagai RS, Puskes, Lido-Bogor, Kalianda-Lampung dan lainnya.

“Hal ini menjadi capaian tertinggi untuk BNNK di wilayah Sumsel,” ujarnya seraya menyebutkan target awal rehabilitasi hanya 45 orang dan bisa tembus sampai 103 orang. (chy)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!