Ini Kendala Replanting di Lahat

Engkos Kosasih. foto: agustriawan sumeks.co.id

LAHAT – Program replanting (penanaman kembali) sawit bagi petani masih minim di Lahat. Dari 1.000-an pengajuan baru sekitar 100 hektare lebih yang terealisasi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lahat Ir H Agustia Budiman MM melalui Kabid Perkebunan Engkos Kosasi SP mengatakan bahwa petani sawit di Lahat sebenarnya ingin ikut dalam program replanting. Hanya saja dari beberapa persyaratan belum sesuai dan tidak lengkap. Seperti belum ada kelompok, masalah koperasi, dan umur tanaman. Padahal dalam replanting ini, petani dibantu Rp25 juta per hektare.

“Dengan persyaratan mininal 50 hektare per kelompok, tanaman usia di atas 25 tahun atau tanaman di bawah usia 25 tahun namun salah bibit dan gagal rawat,” kata Engkos, Senin (23/10). (gti)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!