Ini Komentar Dinas PMD Soal Dana Desa

Ilustrasi. foto: dok sumeks.co

KAYUAGUNG – Terkait viral di media sosial Selasa (4/12), dimana pelaksanaan program dana desa APBN tahun pertama 2015-2018 untuk lima kegiatan seperti pelatihan peningkatan kapasitas perangkat desa dalam Sumsel Rp7 juta/desa dan luar Sumsel Rp18juta/desa, ATK dan pengadaan laptop printer Rp8 juta /desa, papan pengumuman dan perpustakaan desa Rp7juta/desa itu semuanya tidak benar.

“Itu semua mengada-ngada, selama ini penyaluran DD sudah tepat,” tegas kata Kepala Dinas PMD OKI Hj Nursula S Sos di ruang kerjanya, Rabu (5/12).

Karena berdasarkan Permendagri No 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa dan Perka LKPP No 13 Tahun 2013 tentang pedoman tata cara pengadaan barang/jasa di desa, apa yang menjadi kebutuhan masing-masing desa harus berdasarkan kebutuhan desa tersebut melalui musyawarah desa, dan pelaksana kegiatannya oleh Pelaksana Teknis Pengelola Keuangan Desa dan Tim Pengelola Kegiatan dari masing-masing desa.

Pihaknya selaku PMD tiap tahun selalu diaudit oleh BPKP dan BPK perwakilan Provinsi Sumsel dalam pelaksanaan penyaluran dan program pembangunan dan pemberdayaan di desa yang ada di OKI.

“Sistem administrasi perencanaan sampai pelaporan desa pun sudah menggunakan Sistem Keuangan Desa (siskeudes) yang dibuat oleh Kemendagri dengan BPKP,” ujarnya. (uni)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!