Ini Tarif Baru LRT

Ilustrasi. foto: dok sumeks.co

PALEMBANG – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT KAI Divre III Palembang semakin gencar mengenalkan angkutan Light Rail Transit (LRT) ke masyarakat Palembang.

Setelah sebelumnya mensosialisasikan pada anak TK/SD dan disabilitas kali ini peserta sosialisasi terdiri dari kalangan SMA serta mahasiswa mahasiswi di Palembang dengan dipadukan dengan Fesival makanan dan kerajinan tradisonal Sumsel.

Sosialisasi ini dilaksanakan di Stasiun LRT Garuda Dempo oleh EVP Divre III Palembang. Kali ini sebanyak 100 peserta terdiri dari kalangan mahasiswa-mahasiswi Palembang, menjadi peserta sosialisasi ini. Mengangkat tema materi ”Teknologi Kereta Api LRT Palembang” ini berisi berbagai teknologi yang digunakan pada LRT dan sinergi BUMN dalam pembangunan LRT ini.

Makjen Sinaga, Direktur Sarana Perkeretaapian, mengatakan Sosialisasi ini bertujuan agar LRT Sumsel dapat menjadi transportasi pilihan utama bagi masyarakat. Dari segi efektifitas lebih tepat waktu, paling utama LRT ini merupakan komoditi alat transportasi yang sangat ramah lingkungan.

“Dengan segala keunggulan ini, jadi memang sudah sepantasnya masyarakat kita khususnya Palembang, beralih untuk menggunakan LRT,” tuturnya di sela kegiatan, Jumat (21/12) sore.

Mengenai tingkat pengguna LRT, sejauh ini menurutnya cukup menggembirakan. Karena dari rata-rata per hari, tingkat penggunaan LRT bisa mencapai 3.000 pengguna atau 30 persen per hari. Itu dari potensi pengguna dari bandara.

Baca Juga :  Silakan Dipantau via Media Sosial

“Artinya, tinggal bagaimana disetiap stasiun-stasiun bisa mengoptimakan lagi penggunjung yang ada,” lanjutnya.

Ditanya menggenai, dari kegiatan ini juga apakah bakal mengoptimalkan para pedagang UMKM, dan disediakan stan-stan di setiap stasiun. Hal ini menurutnya tentu akan menjadi pertimbangan.

“Sebenarnya kalau ini (UMKM) lebih pada bentuk perhatian PT KAI pada masyarakat dan UMKM. Tetapi inti persoalan yang kita lakukan, tetap lebih pada mensosialiasikan masyarakat untuk naik LRT,” tuturnya.

Ditanya mengenai apakah yang akan dilakukan PT KAI, untuk terus meningkatkan minat masyarakat untuk naik LRT. Tentunya salah satunya yang dikejar ke depan yakni peningkatkan dari segi fasilitas, dan integrasi trasportasi pendukung.

“Kita akan mengkonectifitaskan lagi trasportasi-trasportasi lain di tahun depan. Seperti bus -bus Damri, bus-bus air hinnga trasportasi lainnya disekitar stasiun,” jelasnya.

Senada Excutive Vice Prisdent Drive III Palembang Anang Yoyo, mengatakan sosialisasi untuk mengajak masyarakat naik LRT akan terus ditingkatkan ke depan. Mengingat ada banyak keunggulan dari alat transportasi satu ini.

“Salah satunya harganya pas di katong dengan tarif Rp 5.OOO ke berbagai tujuan selain bandara, karena kalau ke bandara dipatok harga Rp10 ribu yang sudah memiliki kemananan yang tinggi dan ramah lingkungan,” tuturnya.

Teknologi pada LRT ini sangat bebas dari polusi yang dapat menjaga kondisi lingkungan di Palembang. “ Perduli untuk menjada lingkungan kini kian mudah, cukup tinggalkan kendaraan pribadi anda dan naik LRT,” ungkap Anang Yoyo.

Baca Juga :  Bandara Ngurah Rai Kembali Beroperasi

Manajer Humas PT KAI Divre Ill Aida Suryanti mengatakan sosialisasi ini akan terus dilakukan supaya ke depan LRT bisa menjadi angkutan umum yang ramai dan masyarakat metropolis pun terbiasa menjadikannya sebagai angkutan utama di Kota Palembang.

“Dengan dilakukannya sosialisasi LRT, diharapkan masyarakat semakin meningkat dan menjadi LRT pertama kali di Indonesia ini sebagai tranportasi sehari-hari,” harapnya. (cj11)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!