Jalani Misi Sulit

Yu Hyun Koo. Foto:Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Meski menang pada laga sebelumnya melawan Bali United, Sriwijaya FC tak bisa overconfidenece. Menantang Bhayangkara FC di laga Jumat (12/10) mendatang, tim besutan pelatih Subangkit ini turun dengan kondisi pincang.
Tiga pemain andalan, Alberto Goncalves, Zulfiandi, dan Esteban Vizcarra dipanggil tim nasional (timnas) untuk membela negara. Subangkit berharap, ada kelonggaran dari manajemen PSSI.
Manajemen PT SOM telah mengirimkan surat resmi untuk dapat meminjam ketiganya agar dapat bergabung saat melawan Bhayangkara. Bahkan, pendekatan persuasif dengan pelatih timnas, Bima Sakti pun dilakukan.
“Kami berharap bisa ada kejelasan sehari sebelum pertandingan melawan Bhayangkara di Jakarta, Jumat nanti,” kata Subangkit, kemarin. Sembari menunggu kepastian itu, tim berangkat dengan pemain yang ada.
Mereka, Teja Paku Alam, Dikri Yusron, Alan Henrique, Jeki Arisandi, Marckho Meraudje, Zalnando, Yu Hyun Koo, Manuchehr Jalilov, Yogi Rahadian, Rizky Dwi Ramadana, Achmad Fariz, Berry Rahmada, Goran Ganchev, dan Rizky Abdiansyah.
“Ditambah satu dari U-19 yang memang telah gabung dengan kita, Robi Andika, di posisi mildfielder,” jelasnya. Subangkit berharap, pemain muda itu bisa menambal kekosongan dan mem-back up Yu Hyun Koo.
Maklum, gelandang Sriwijaya FC Ichsan Kurniawan saat ini masih dalam penyembuhan. Sementara Zulfiandi yang memang selalu tampil impresif di klub juga dipakai jasanya untuk membawa nama bangsa melawan Myanmar dan Hongkong.
Di lini depan, pertandingan kontra Bhayangkara nanti merupakan ujian bagi Yogi Rahadian dan Rizky Dwi Ramadana. Jika usulan peminjaman tiga pemain yang ada bersama timnas ditolak, maka pemain muda binaan Sriwijaya FC inilah yang dipastikan menjadi starter.
“Dan ini menjadi tantangan serta ujian bagi mereka. Kita persiapkan pemain yang ada. Ini sekaligus mencoba bagaimana skema pengganti untuk dapat hasil yang maksimal,” tambahnya
Dengan kondisi itu, perjuangan menang dari tim peringkat 7 klasemen sementara pada laga ke-24 nanti terbilang misi sulit bagi Laskar Wong Kito. Namun, sebagai pelatih, Subangkit anak-anak asuhannya yang tersisa bisa melalui ujian ini.
Hasil yang realistis dari pertandingan itu adalah skor imbang. Bhayangkara FC bukan lawan mudah. Dalam pertandingan pertama yang dilangsungkan di Gelora Sriwijaya Jakabaring, tim tersebut mampu menahan Sriwijaya FC dengan skor seri 2-2. Kali ini, kekuatan mereka bertambah dengan adanya Adam Alis, mantan penggawa Sriwijaya FC yang akan berduet dengan Paulo Sergio menopang penyerang mereka, Herman Dzumafo.
“Kita jangan sampai kehilangan angka saja karena mereka kuat di depan, punya kolektivitas permainan dan akan menyulitkan,” tandas Subangkit. Dia berharap, semua penggawa Sriwijaya FC fokus dan mampu mengimbangi permainan tim lawan dengan segala kemampuan yang ada. (aja/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!