Janjikan Kejutan di Pembukaan

JAKARTA – Panpel Asian Para Games (INAPGOC) akan menyajikan kejutan pada pembukaan acara Asian Para Games (APG) III/2018 di SUGBK Senayan, Jakarta Pusat, pada 6 Oktober mendatang. Namanya kejutan ya tidak akan dikupas sampai tuntas. Yang pasti, pembukaan nanti dijanjikan tidak akan kalah heboh dengan opening ceremony Asian Games XVIII yang baru saja lewat.
Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari mengatakan, konsep yang diusung pada acara pembukaan nanti adalah teatrikal yang penuh aksi. Setingan panggung juga dibuat wah. Panggung dengan mengusung kekayaan laut disajikan untuk menyaingi aura pegunungan yang diangkat saat acara pembukaan Asian Games XVIII.
“Nilai-nilai kemanusiaan serta keberagaman di Indonesia menjadi hal yang ditonjolkan pada acara 6 Oktober nanti. Kami menggandeng sejumlah performer untuk memeriahkan pertunjukan. Total sekitar 1.500 orang ikut ambil bagian pada pertunjukan tersebut,” terang Okto.
Para pengisi acara teatrikal itu berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari siswa sekolah, mahasiswa, serta anggota sanggar tari. Hadirnya penyandang disabilitas di atas panggung dipercaya akan menambah semarak suasana. Mereka yang akan naik panggung sebanyak 40 orang penyandang disabilitas dna akan hadir di setiap segmen acara. Durasi acara sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua jam.
Untuk mendukung lancarnya acara, INAPGOC menyediakan kursi roda sebanyak 500 kursi di tribun SUGBK Senayan. “Opening ceremony nantinya akan lebih ditonjolkan gelaran dan aksi-aksi yang menunjukkan sisi kemanusiaan dan Indonesia yang ramah terhadap disabilitas,” ucap pria yang juga Ketua PB ISSI ini.
Jelang pelaksanaan Asian Para Games III, kontingen dari negara peserta sudah mulai berdatangan. Bahrain menjadi negara pertama yang tiba di Jakarta pada Jumat (28/9). “Bahrain menjadi negara pertama yang tiba di Jakarta pada 28 September. Menggelar Asian Para Games ini rangkaiannya panjang sebelum pelaksanaan. Semua atlet harus menjalani proses klasifikasi, terutama yang baru ikuti kejuaraan. Klasifikasi akan dilaksanakan empat hati mulai 1 Oktober,” ungkap Wakil Deputi 1 INAPGOC Richard Sambera dalam sebuah acara peresmian sponsor APG III di Jakarta kamis (27/9).
Richard menggaransi, selama pelaksanaan dieliminir kekacauan terkait distribusi tiket. Penjualan tiket dilakukan secara online dan offline. Persentasenya 60:40 persen. Untuk online bisa diakses situs asianparagames2018.loket.com. sejak 20 September lalu.
Selain.itu juga INAPGOC berlakukan tiket terusan setiap hari dengan bebas menonton pertandingan apapun. Ini khusus di Kompleks GBK Senayan yang selenggarakan delapan cabang olahraga dari 18 cabor yang dipertandingkan. “Prinsipnya first come first serve. Jadi jika di satu venue surga penuh, maka penonton akan dialihkan ke venus lainnya yang masih longgar tribunnya. Jadi mereka masih tetap bisa menonton bagi yang memegang tiket terusan,” ucap Richard. (kmd/ion)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!