Pledoi Minta Bebas, JPU Tetap Tuntutan Awal

PLEDOI: Suasana sidang saat penasihat hukum mengajukan pledoi. Foto: Adi/Sumatera Ekspres

PALEMBANG- Merasa alat bukti dan keterangan para saksi yang dihadirkan selama persidangan tidak membuktikan kesalahan ataupun adanya dugaan memberikan keterangan palsu dalam akta otentik, kuasa hukum terdakwa, Zaelani (54), warga Jl Demang Lebar Daun yakni Titis Rachmawaty SH dalam pledoi meminta agar majelis hakim untuk membebaskan dan melepaskan dari segala tuntutan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU), Ursula Dewi SH.

“ Semua tuduhan yang diajukan oleh JPU dalam dakwaan kita menganggap tidak ada, apalagi klien kami ini menyuruh seseorang untuk memalsukan surat. Apalagi dari fakta sidang, tuntutan jaksa itu membingungkan. Pasalnya, jaksa tidak bisa menunjukkan surat mana yang dipalsukan. Sehingga ini menjadi rancu,’ ujar Titis, saat membacakan pledoi terdakwa di PN Palembang, Senin (17/9).

Disebutkan Titis, selama persidangan berlangsung, tidak ada satupun bukti ataupun saksi yang bisa membuktikannya dalam bentuk akta otentik. Baik itu bukti surat tanah ataupun surat dari pihak kelurahan.

“Karena dasar itu, tidak ada pemalsuan surat ataupun keterangan yang diberikan itu palsu.
Untuk itu, kita minta agar terdakwa ini dibebaskan dan dilepaskan dari segala dakwaan dan tuntutan hukum,” jelasnya. (afi)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Selasa (18/9). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!