Proyek Baru 85 Persen , Pembayaran 100 persen

SIDANG: Sidang lanjutan dugaan korupsi kasus dugaan pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) atau Sekayu Convention Center (SCC) di Pengadilan Negeri Klas 1 A Palembang, Kamis (29/11). Foto: Dila/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Sidang lanjutan dugaan korupsi kasus dugaan pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) atau Sekayu Convention Center (SCC) yang terletak di Jalan Kolonel Wahid Udin, Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba  kembali di gelar di Pengadilan Negeri Klas 1 A Palembang, Kamis (29/11)

Para terdakwa Deddy Adrian ST MM bin Tantowi Jauhari (Oknum ASN Muba), H. Januarizkhan bin H. Izzeddinhan dan Harissandy bin Djunaidi dan Ardiansyah bin Alm. Sayadu ini diketuai majelis hakim Adi Prasetyo.

Sidang yang beragendakan pemeriksaan saksi tersebut menghadirkan enam saksi yakni Konsultan pengawas dari CV. Cakra Jaya Persada Sehat Sembiring (Direktur) dan Tably Brahmana (pelaksana konsultan pengawas), PT. Daikin selaku pemberi dukungan untuk AC, an. YENNY AMEN TJONG , BJB jg si Andrean serta dari bendahara DInas PuCK . Arian Andika dan Ferdinan.

Pada persidangan terungkap bahwa berdasarkan keterangan konsultan pengawas penyelesaian pekerjaan sebenarnya baru 85 persen namun pembayaran sudah dilakukan 100 persen, termasuk jaminan pemeliharaan 5 persen sebesar Rp 1,5 miliar sudah dicairkan dan masuk ke kas daerah karena PT. JSK tidak mengerjakan pekerjaan pemeliharaannya.

Sementara keterangan pihak pihak Daikin, AC sudah terpasang semua tapi belum dilakukan start up, sehingga belum bisa difungsikan. (yun)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Jumat (30/11). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!