Rekan Dokternya adalah Bayi yang Ia Rawat 28 Tahun Silam

Vilma Wong, perawat di Rumah Sakit Anak Lucile Packard, Stanford bersama Brandon Seminatore. Foto: fb.

CALiFORNIA – Seorang perawat dari Palo Alto, California, Amerika Serikat, ditakdirkan untuk bertemu kembali dengan bayi prematur yang sempat dirawatnya 28 tahun lalu. Keduanya rupanya telah menjadi rekan kerja di rumah sakit sama tanpa disadari.

Vilma Wong, perawat di Rumah Sakit Anak Lucile Packard, Stanford, baru-baru ini bertemu dengan Brandon Seminatore, seorang dokter residen yang sedang menjalani pelatihan untuk menjadi ahli saraf anak.

Pertemuan keduanya bermula saat Wong sedang berada di ruang perawat dan akan memeriksa bayi prematur di Nicu. Ketika itu dia melihat Dr Seminatore di ruang sama. Wong pun bertanya siapa nama dokter tersebut.

“Nama belakangnya terdengar begitu familiar. Jadi saya terus bertanya darimana dia berasal. Dia menjawab berasal dari San Jose, California. Saya ingat pernah merawat bayi dengan nama belakang sama, sehingga saya merasa curiga,” kata Wong dikutip dari Straits Times, Rabu (5/9).

Kecurigaan Wong terbukti. Setelah bertanya lebih dalam, rupanya Dokter Seminatore memang bayi prematur yang pernah dirawatnya hampir 30 tahun lalu.

Wong sama sekali tidak pernah melupakan bayi yang terlahir dengan berat hanya 1 kilogram dan dirawatnya dengan sepenuh hati itu. Diceritakan Wong, Dokter Seminatore menghabiskan waktu lebih dari 40 hari di ruang unit perawatan intensif neonatal (Nicu) lengkap dengan alat pernapasan saat baru lahir.

Wong menjadi perawat utama Dokter Seminatore di masa-masa awal kelahirannya. Meski terlahir dalam kondisi kurang sempurna, Dokter Seminatore yang kini sudah dewasa, tampak sangat sehat. Dengan tingga 172 sentimeter dan berat 61 kilogram, satu-satunya kesamaan Dokter Seminatore saat masih bayi yakni mata sayu dan ekspresinya.

“Bertemu dengan Suster Wong adalah pengalaman menakjubkan. Dia merawat pasiennya dengan sangat baik sampai bisa mengingat nama pasien itu meski hampir tiga dekade telah berlalu,” demikian pernyataan Dokter Seminatore saat ditanya bagaimana kesannya.

Sementara itu, Wong menganggap pertemuannya dengan Dokter Seminatore seakan membayar semua kerja kerasnya sebagai perawat. Melihat bayi prematur yang dirawatnya tumbuh sehat seperti penghargaan tersendiri bagi Wong.

Pertemuan keduanya dibagikan ke akun Facebook resmi rumah sakit. Dalam unggahan itu, terlihat dua foto yang disandingkan bersama, yang satu menampilkan Wong masih muda sedang memangku Dokter Seminatore yang masih bayi dan yang satunya saat Dokter Seminatore dewasa merangkul Wong dengan gestur ramah.

“Sebuah kesempatan langka yang menggambarkan reuni hangat antara perawat dan pasien di RS Anak Lucile Packard. Brandon, salah satu dokter residen kami, lahir 28 tahun lalu di ruang Nicu kami (saat itu dia masih berusia 29 minggu) dengan Vilma, perawat utamanya,” tulis keterangan dalam unggahan itu. (ST/int)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!