Siswa MAN IC OKI Jawara Lomba Robotik Nasional

Kedua siswa MAN IC OKI yang meraih juara pertama kategori The Best Construction di ajang Madrasah Robotic Competition foro bersama Kepala MAN IC OKI H Kiagus Faisal SAg MPdI dan guru pembimbing ekskul robotik Cipto SKom. Foto: ist

PALEMBANG – Dua siswa Madrasah Unggulan Nasional MAN Insan Cendekia OKI, M Hilal Alhamdi dan M Rafian Azim menyabet juara pertama di kategori The Best Construction di ajang Madrasah Robotics Competition tingkat nasional, Minggu (4/11).

Ya, di ajang yang dihelat Kementerian Agama RI dan diselenggarakan di Depok Town Square, Jawa Barat ini keduanya menjadi yang terbaik dengan menyisihkan belasan peserta dari sejumlah madrasah di Indonesia.

Keberhasilan ini kian mengukuhkan dominasi MAN IC OKI yang selama ini memang dikenal sebagai salah satu madrasah berprestasi di Sumsel bahkan di tingkat nasional.

Atas keberhasilan kedua siswanya meraih juara pertama ini, Kepala MAN IC OKI, H Kiagus Faisal,S.Ag,M.PdI yang ikut serta secara langsung mendampingi para siswanya berlaga di ajang yang diselenggarakan Kementerian Agama RI ini menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada para siswa yang berhasil meraih prestasi tertinggi di level nasional ini.

“Sebuah penghormatan karena sejak digelar beberapa tahun lalu dan ini kali keempat siswa kita akhirnya meraih prestasi tertinggi, ke depan diharapkan agar mereka lebih mengasah kemampuannya di bidang robotik. Tentu ini tak lepas dari dukungan dan peran serta dari guru pembimbing bidang robotik Cipto Kurniawan S.Kom dan para guru di MAN IC OKI,” imbuh Faisal.

Dijelaskannya, tahun ini Kompetisi Robotik Madrasah menampilkan kecanggihan robot-robot buatan anak-anak madrasah dengan tema Robot Rescue : Robot Mitigasi Bencana. Peserta dibagi menjadi tiga tingkatan. Yakni, tingkat Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Acara yang diprakarsai Kemenag RI ini merupakan Kompetisi Robotik Madrasah nasional yang ke 4. Program ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015 di Jakarta dan setelah itu selalu mengambil tenpat di ibukota dan sekitarnya.

“Kompetisi Robotik Madrasah ini merupakan program baru yang menjadi unggulan Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI,” ucap Faisal.

Sebelumnya, Direktur KKSK Kemenag, Dr. H. Ahmad Umar, MA yang hadir di acara tersebut menyampaikan kompetisi robot ini bukan sekedar game, tetapi melatih kreatifitas dan integritas agar siswa madrasah dapat mengambil bagian aktif dalam teknologi tepat guna, karena robot-robot yang dirangkai adalah jenis yang bermanfaat besar bagi manusia.

Umar berharap, di masa mendatang Kompetisi Robotik Madrasah dapat diselenggarakan juga pada tingkat provinsi sampai tingkat kabupaten/kota. Umar menambahkan, banyak orang salah mengira, madrasah adalah sekolah yang hanya mengajarkan ngaji dan menulis arab.

“Madrasah itu sekarang menjadi bagian dari komunitas muslim kelas menengah kota,” katanya.

Kompetisi Robotik Madrasah yang diselenggarakan Kemenag RI ini nanti memperebutkan lima katagori dalam tiga tingkatan diikuti oleh 182 tim di setiap timnya terdiri dari dua siswa.(kms)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!