Tren Diet Karbo

Yenita FC MPH RD. Foto: ist

PALEMBANG – Banyak ragam diet saat ini. Tujuannya untuk menurunkan berat badan, agar badan yang jumbo menjadi terlihat ideal dan menarik. Yang ini sedang tren, diet karbo atau diet rendah karbon hidrat. Dalam diet ini intinya, menghindari karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti putih.
Ahli Gizi Klinik dari Rumah Sakit Umum Pusat Dr Mohammad Hoesin Palembang Yenita FC MPH RD menjelaskan diet karbo adalah diet rendah karbon hidrat. “Itu salah satu diet yang dilakukan untuk mengatur dan menghindari karbon hudrat dalam konsumsi makanan,” kata Yenita.
Selain itu, dia menyebut diet karbohidrat ini juga dikenal dengan diet puasa yaitu pemberian karbohodrat kurang dari 40 gr per hari. namun dia juga mengungkapkan cara yang baik. “Dalam diet ini anjuran penurunan asupan karbohidrat 2 minggu pertama yaitu kurang dari 20 gr per hari, tanpa membatasi konsumsi protein serta lemak spt mentega dan minyak zaitun. Ketika akan melakukan diet karbo, jenis bahan makanan yang diajurkannya seperti beras merah. Serat sayuran serta buah,” katanya.
Secara normal, lanjutnya, kebutuhan karbohidrat 250 sampai 280 gram perhari, untuk setiap orang dewasa. Sedangkan diet sangat rendah karbohidrat 20-40 gr per hari. “Sehingga menjadi kelaparan, itu akan menyebabkan terjadinya proses ketosis yaitu kondisi tubuh memproduksi keton yang digunakan sebagai bahan bakar menjadi sumber energi,” lanjutnya.
Ia menjelaskan sebenarnya karbohidrat dibutuhkan dalam proses metabolisme, membentuk jaringan sel dan organ dalam tubuh. Sehingga diet karbohidrat tidak luput dari resiko yang akan diterima pelaku diet. “Mulai dari resiko terjadinya gangguan kesehatan, seperti kelelahan, kolestrol tinggi, gangguan ginjal, sakit kepala, penurunan daya ingat dan sebagainya,” imbuhnya.
Menurut Yenita, diet karbo tak selalu cocok untuk semua orang. Tidak dianjurkan apabila sudah ada indikasi seperti penyakit jantung, diabetes militus, gangguan ginjal, dan dislipidema. “Diet ini seharunya dalam pengawasan ahli gizi atau dietisien,” pungkasnya.
Diet karbo yang saat ini sedang tren, membuat catering yang menyediakan menu diet karbo bermunculan, serta menjadi ide sumber bisnis baru. Salah satunya Nurhasanah. Ia mendirikan catering khusus menyediakan menu diet. Ada dua jenis yang ia tawarkan yakni menu diet menurunkan berar badan dan menu diet makanan sehat.
“Kalau untuk menu diet untuk menurunkan berat badan, kita utamakan hitungan kalori. Tak boleh lebih dari 1.000 kalori perhari. Namun untuk diet sehat. Yang ditekankan keseimbangan makanan,” kata pemilik Noii Diet Catering ini, kemarin.
Dia mengatakan menu yang disajikan untuk kliennya diolah dengan cara berbeda. Misalnya sumber karbohidratnya menggunakan beras merah, garam khusus, serta bahan berserat seperti sayur dan buah. “Kita juga menyiapakan ahli gizi, selain untuk mengatur bahan makanan yang akan disajikan juga siap untuk konsultasi,” ujarnya.
Biasnya, lanjut Nurhasanah, melalui ahli gizi juga siap memenuhi target para kliennya. Misalnya mau turun berat badan berapa, dan sebagainya. Diakuiya biasanya yang memesan makanan diet orang-orang kantoran yang sibuk, tidak sempat untuk menyiapkan makanan sehat setiap hari.
“Kita juga memberikan anjuran kepada para klaen seprti apa makanan yang cock untuk sarpan pagi, serta menyarankan untuk sebisa mungkin diimbangi dengan banyak berkatifitas fisik. Setelah mengikuti program diet dengan makanan yang kami sajikan sejauh ini sudah banyak yang berhasil,” pungkasnya. (cj17/fad)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!