Tuding CIA Berencana Bunuh Jong-un

Kim-Jong-un. Foto:Reuters

SEOUL – Korea Utara (Korut) menuding, ada rencana pembunuhan yang ditujukan kepada pemimpin tertingginya, Kim Jong-un. Dalang yang dituduh berada di balik rencana tersebut adalah Central Intelligence Agency (CIA) dan Intelligence Service (IS) alias agen intelijen Korea Selatan (Korsel). Pyongyang berjanji membalas semua pihak yang terlibat.
”CIA dari AS dan IS yang merupakan sarang kejahatan dunia telah merencanakan sebuah plot jahat untuk melukai pemimpin tertinggi DPRK,” bunyi pernyataan Kementerian Keamanan Dalam Negeri Korut seperti dilansir kantor berita KCNA kemarin (5/5).
DPRK adalah nama resmi Korut yang merupakan kepanjangan dari Democratic People’s Republic of Korea alias Republik Rakyat Demokratik Korea.
Versi Korut, kelompok teroris yang dikirim CIA dan IS itu telah memasuki negaranya dan bersiap melakukan tugasnya. Pyongyang menyebut salah seorang yang disuruh untuk membunuh Jong-un merupakan warga Korut.
Nama keluarganya juga Kim. Sama dengan Kim Jong-un. Saat bekerja di Rusia, si Kim itu disuap badan intelijen Korsel. Dia dibayar beberapa kali untuk melakukan tugasnya. Total bayarannya mencapai USD 300 ribu (Rp 3,99 miliar).
Kim diminta untuk menyediakan informasi secara detail tentang tempat-tempat yang kerap digunakan untuk menyelenggarakan acara. Selain itu, informasi tersebut digunakan untuk menilai kemungkinan metode serangan yang bisa dilakukan terhadap Jong-un. Pyongyang berjanji membereskan seluruh orang yang terlibat dalam plot pembunuhan tersebut.
”Mereka merencanakan plot untuk membuat manusia bajingan Kim melakukan pengeboman terhadap pemimpin tertinggi pada acara-acara di Kumsusan Palace of the Sun, parade militer, dan acara publik lain,” tulis KCNA. Kim Jong-un bakal dibunuh dengan zat biokimia, termasuk zat radioaktif dan zat beracun berskala nano. (Reuters/BBC/sha/c11/sof)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!