Tumpahan Minyak Genangi Parit

Minyak tumpah di parit di Jl Jenderal Sudirman, Kota Prabumulih. foto: dian cahyani sumeks.co

PRABUMULIH – Warga yang tinggal di RT 01, RW 04, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih mengeluhkan adanya tumpahan minyak di dalam parit (drainase) di pinggir Jl Jenderal Sudirman diduga milik PT Pertamina.

Di lokasi, sejumlah pekerja dari Pertamina dan warga sekitar tampak membersihkan drainase dari minyak tersebut. Beruntung minyak tidak mengaliri kebun dan lingkungan warga sehingga tidak menyebabkan kerugian bagi masyarakat.

Kendati demikian, sejumlah warga khawatir minyak tersebut disiram air hujan dan mengalir ke permukiman warga. “Awalnya keluar dari pipa di tengah jalan, sudah pernah dibersihkan dan tidak keluar lagi sampai 4 hari, namun setelah itu minyak nya keluar lagi dan kita sudah lapor ke Pertamina,” kata Sarpan, Ketua RT 01 RW 04 Kelurahan Patih Galung, Rabu (19/12).

Dia mengaku, dengan adanya tumpahan itu pihaknya khawatir akan menyebar ke kebun
dan lahan warga karena berada di pinggir jalan. “Selain itu juga khawatir akan mengundang api jika ada oknum membuang sisa api rokok ke tumpahan minyak,” imbuhnya.

Terpisah, Assistant Manager Legal & Relation PT Pertamina EP Prabumulih Field, Setyo Puji Hartono membantah adanya kebocoran namun adanya pipa sisa kerusakan atau pergantian pipa lama yang dipotong dan tidak bisa diambil karena berada di bawah
jalan.

Baca Juga :  Jalur Ganda Selesai, Palembang-Prabumulih Hanya 1 Jam

“Jadi Pertamina jika ada pipa sudah tua maka ada penggantian dan ada crossing jalan negara sehingga ada sisa lebarnya di jalan,” ujarnya seraya mencontohkan seumpama sebelah kiri dan kanan (pipa) dipotong lalu selebar di jalan aspal itu tidak diambil dan di dalamnya ada sisa minyak, akibat kondisi hujan panas membuat minyak keluar.

“Jadi bukan kebocoran, saya luruskan dan tim kita dari Elnusa dan HSE sendiri tidak menemukan adanya titik-titik yang bocor,” ungkapnya. (chy)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!