Utang Belum Dibayar, Kontraktor Pasrah

Ahmad Palo. foto: dian cahyani sumeks.co.id

PRABUMULIH – Jika kebijakan Pjs Wali Kota Prabumulih, H Richard Chahyadi untuk menaikkan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) sudah di depan mata. Berbeda dengan utang proyek kepada pihak kontraktor yang sampai saat ini belum jelas.

Ketua DPRD Prabumulih, Ahmad Palo menegaskan terkait permasalahan utang tersebut, pihaknya sudah memaanggil Tim TAPD (tim anggaran pemerintah daerah) Pemkot Prabumulih dan sudah disampaikan apa yang menjadi keinginan para kontraktor.

“Kita berharap hutang Pemkot segera dibayar, karena kita juga kasihan dengan pihak ketiga,” kata Palo. Dirinya pun menyebutkan, kalau memang seperti di pemberitaan beberapa media menyebutkan Pjs Wako meminta harus ada kajian tim khusus, seperti pasar tradisional modern (PTM) untuk dikaji maka harus disegerakan.

“Tapi rasanya tidak semua proyek memerlukan hal itu, jadi kita minta segera dibayarkan,” imbuhnya. Yang jelas, kata dia, kenaikan TPP pegawai tidak mempengaruhi dana untuk pembayaran utang proyek kepada kontraktor.

Terpisah, Ketua Gapensi Kota Prabumulih, Suherli Berlian mengaku sejauh ini pihaknya belum bisa berkomentar banyak terkait hal itu. “Karena kita sudah menyerahkan hal itu ke dewan, jadi kita masih menunggu,” ujarnya. (chy)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!